IPTEK adalah akronim dari Ilmu
Pengetahuan dan Teknologi, dimana dari akronim tersebut mempunyai arti
masing-masing, baik Ilmu, Pengetahuan, maupun Teknologi.
Ilmu pengetahuan mempunyai teori-teori atau rumus-rumus yang tetap, dan teknologi merupakan praktek atau ilmu terapan dari teori-teori yang berasal dari ilmu pengetahuan. Jadi ilmu pengetahuan dan teknologi mempunyai saling mempunyai hubungan. Jika tidak ada ilmu pengetahuan, teknologi tidak akan ada.
Perkembangan Ilmu Pengetahuan dan Teknology atau IPTEK Telah berkembang pesat dan melaju terus kedepan. Tujuan utama perkembangan IPTEK adalah perubahan kehidupan masa depan manusia yang lebih baik, mudah, murah, cepat dan aman. Perkembangan IPTEK, telah memberikan perubahan signifikan terhadap seluruh aspek kehidupan manusia, terutama teknologi informasi seperti internet sangat menunjang setiap orang mencapai tujuan hidupnya dalam waktu singkat.
Peran masyarakat sangat besar dalam berkembangnya Ilmu Pengetahuan dan Teknologi. Disamping banyak memberikan pengaruh serta manfaat yang bersifat positif, perkembangan IPTEK juga banyak memberikan pengaruh yang bersifat negatif dalam perkembangannya. Berikut beberapa dampak positif dan dampak negatif dari perkembangan Ilmu Pengetahuan dan Teknologi di berbagai bidang :
1. Bidang Informasi
dan Komunikasi
Dalam bidang informasi dan
komunikasi telah terjadi kemajuan yang sangat pesat dan dapat kita rasakan
dampak positifnya, antara lain:
a. Kita akan lebih cepat mendapatkan informasi-informasi
yang akurat dan terbaru di bumi bagian manapun melalui internet.
b. Kita dapat berkomunikasi dengan teman, maupun
keluarga yang sangat jauh hanya melalui handphone.
c. Kita mendapatkan layanan bank yang dengan sangat
mudah.
Disamping keuntungan-keuntungan yang
kita peroleh ternyata kemajuan kemajuan teknologi juga dimanfaatkan untuk hal-hal
yang negatif, seperti:
a. Pemanfaatan jasa komunikasi oleh jaringan teroris.
b. Penggunaan informasi tertentu dan situs tertentu
yang terdapat di internet yang bisa disalah gunakan pihak tertentu untuk tujuan
tertentu.
c. Kerahasiaan alat tes semakin terancam, seperti
tes psikologi.
d. Kecemasan teknologi, seperti kerusakan komputer
karena terserang virus, kehilangan berbagai file penting dalam computer, dan
lain-lan.
2. Bidang
Pendidikan
Peran penting IPTEK dalam bidang
pendidikan, sebagai berikut:
a. Munculnya media massa, khususnya media elektronik
sebagai sumber ilmu dan pusat pendidikan.
Dampak dari hal ini adalah guru bukan
satu-satunya sumber ilmu pengetahuan.
b Pemenuhan kebutuhan akan fasilitas
pendidikan dapat dipenuhi dengan cepat, seperti penggandaan soal ujian dengan
adanya mesin foto copy untuk memenuhi kebutuhan akan jumlah soal yang banyak
dapat diselesaikan dalam waktu yang singkat.
c . Sistem pembelajaran tidak harus melalui tatap
muka.
Dengan
kemajuan teknologi proses pembelajaran tidak harus mempertemukan siswa dengan
guru, tetapi bisa juga menggunakan jasa pos internet dan lain-lain.
d. Adanya sistem pengolahan data hasil penilaian
yang menggunakan pemanfaatan teknologi.
Setelah
adanya perkembangan IPTEK, semua tugasnya yang dulunya dikerjakan dengan manual
dan membutuhkan waktu yang cukup lama, menjadi mudah untuk dikerjakan dengan
menggunakan media teknologi seperti, komputer yang dapat mengolah data dengan
memanfaatkan berbagai program.
Disamping itu
juga muncul dampak negatif dalam proses pendidikan antara lain:
a. Kerahasiaan alat tes semakin terancam.
Program
tes inteligensi seperti tes Raven, Differential Aptitudes Test dapat diakses
melalui compact disk.. Implikasi dari permasalahan ini adalah, tes psikologi
yang ada akan mudah sekali bocor, dan pengembangan tes psikologi harus berpacu
dengan kecepatan pembocoran melalui internet tersebut.
b. Penyalah gunaan pengetahuan bagi orang-orang
tertentu untuk melakukan tindak kriminal.
Dengan kemajuan di badang pendidikan kita mencetak generasi yang berepengetahuan tinggi, tetapi mempunyai moral yang rendah.
Dengan kemajuan di badang pendidikan kita mencetak generasi yang berepengetahuan tinggi, tetapi mempunyai moral yang rendah.
c. Siswa menjadi malas belajar karena banyak diantara
mereka yang menghabiskan waktunya untuk menggunakan jejaring sosial seperti
facebook, twitter dan lain-lain.
3. Bidang
Ekonomi dan Industri
Dalam bidang
ekonomi, teknologi berkembang sangat pesat. Dari kemajuan teknologi tersebut dapat
kita rasakan manfaat positifnya, antara lain:
a. Pertumbuhan ekonomi yang semakin tinggi.
b. Terjadinya industrialisasi.
c. Produktifitas dunia industri semakin meningkat.
d. Persaingan dalam dunia kerja sehingga menuntut
pekerja untuk selalu menambah skill dan pengetahuan yang dimiliki.
e. Kemajauan ekonomi mampu menghasilkan produk
kedokteran menjadi komoditi.
Meskipun
demikian ada pula dampak negatifnya antara lain;
a. Terjadinya pengangguran bagi tenaga kerja yang
tidak mempunyai kualifikasi yang sesuai dengan yang dibutuhkan.
b. Sifat konsumtif sebagai akibat kompetisi yang
ketat pada era globalisasi akan juga melahirkan generasi yang secara moral
mengalami kemerosotan: konsumtif, boros dan memiliki jalan pintas yang
bermental "instant".
4. Bidang Politik
Dampak positif
dari teknologi pada bidang politik adalah:
a. Timbulnya kelas menengah baru yang akan menjadi
pelopor untuk menuntut kebebasan politik dan kebebasan berpendapat yang lebih
besar.
b. Proses regenerasi kepemimpinan yang akan berdampak
dalam gaya dan substansi politik yang diterapkan sehingga kebebasan dan
persamaan semakin kental.
c. Di bidang politik internasional, juga terdapat
kecenderungan tumbuh berkembangnya regionalisme sehingga melahirkan kekuatan
ekonomi baru.
5. Bidang Sosial
dan Budaya
Akibat kemajuan
teknologi bisa kita lihat dampak positifnya terhadap perkembangan bidang social
dan budaya, yaitu:
a. Perbedaan kepribadian pria dan wanita.
b. Meningkatnya rasa percaya diri dan ketahanan
diri sebagai suatu bangsa akan semakin kokoh
sehingga bangsa-bangsa Barat tidak lagi dapat melecehkan bangsa-bangsa Asia.
c. Tekanan, kompetisi yang tajam di pelbagai aspek
kehidupan sebagai konsekuensi globalisasi, akan melahirkan generasi yang
disiplin, tekun dan pekerja keras.
Meskipun
demikian kemajuan teknologi akan berpengaruh negatif pada aspek sosial dan budaya,
seperti:
a. Kemerosotan moral di kalangan warga masyarakat,
khususnya di kalangan remaja dan pelajar.
b. Kenakalan dan tindakan menyimpang di kalangan
remaja semakin meningkat, semakin lemahnya kewibawaan tradisi-tradisi yang ada
di masyarakat, seperti gotong royong dan tolong-menolong, yang telah melemahkan
kekuatan-kekuatan sentripetal yang berperan penting dalam menciptakan kesatuan
sosial.
c. Pola interaksi antar manusia yang berubah dengan
bantuan gadget, yang membuat orang-orang
menjadi sibuk dengan dunianya sendiri.
- Dampak Positif perkembangan IPTEK
1. Memberikan berbagai kemudahan
Perkembangan IPTEK mampu membantu
manusia dalam beraktifitas. Terutama yang berhubungan dengan kegiatan
perindustrian dan telekomunikasi. Namun, dampak dari perkembangan IPTEK juga
berdampak ke berbagai hal seperti kegiatan pertanian, yang dulunya membajak
sawah dengan menggunakan alat tradisional, kini sudah menggunakan peralatan
mesin.sehingga aktifitas penanaman dapat lebih cepat di laksanakan tanpa
memakan waktu yang lama dan tidak pula terlalu membutuhkan tenaga yang banyak.
Ini adalah contoh kecil efek positif perkembangan IPTEK di dalam membantu
aktifitas manusia dalam kehidupan sehari-hari.
2.
Mempermudah meluasnya berbagai informasi
Informasi merupakan hal yang sangat
penting bagi kita, dimana tanpa informasi kita akan serba ketinggaln. terlebih
lagi ketika berbagai media cetak dan elektronik berkembang pesat. Hal ini
memaksa kita untuk mau tidak mau harus bisa dan selalu mendapatkan berbagai
informasi. Pada masa dahulu, kegiatan pengiriman berita sangat lambat, hal ini
di karenakan kegiatan tersebut masih di lakukan secara tradisional baik itu
secara lisan maupun dengan menggunakan sepucuk surat. Namun sekarang kegiatan
semacam ini sudah hampir punah, dimana perkembangan IPTEK telah merubah
segalanya, dan kita pun tidak perlu menunggu lama untuk mengirim atau menerima
berita.
3. Bertambahnya pengetahuan dan wawasan
Komputer
dahulu termasuk jenis peralatan yang sangat canggih, dimana hanya orang-orang
tertentu yang mampu membelinya apalagi menggunakannya. Namun seiring dengan
perkembangan iptek, peralatan elektronik seperti computer, internet, dan
handphone (Hp) sudah menjadi benda yang menjamur. Dimana tidak hanya
orang-orang tertentu yang mampu menggunakannya, bahkan anak-anak di bawah
umurpun dapat menggunakannya. Inilah pengaruh positif perkembangan iptek di era
globalisasi terhadap ilmu pengetahuan dan wawasan masyarakat kita.
- Dampak negatif perkembangan IPTEK
1. Mempengaruhi pola berpikir
Masyarakat
Indonesia adalah masyarakat yang agresif dan penasaran serta suka dengan hal
baru. Terutama sekali dengan adanya berbagai perubahan pada berbagai peralatan
elektronik. Namun ternyata perkembangan tersebut tidak hanya berdampak terhadap
pola berpikir anak, juga berdampak terhadap pola berpikir orang dewasa dan
orang tua. Terlebih lagi setiap harinya masyarakat kita di sajikan dengan
berbagai siaran yang kurang bermanfaat dari berbagi media elektronik.
2. Hilangnya budaya Tradisional
Dengan
berdirinya berbagai gedung mewah seperti mal, perhotelan dll, mengakibatkan
hilangnya budaya tradisional seperti kegiatan dalam perdagangan yang dulunya
lebih di kenal sebagai pasar tradisional kini berubah menjadi pasar modern.
Begitu juga terhadap pergaulan anak-anak dan remaja yang sekarang sudah
mengarah kepada pergaulan bebas.
3. Banyak menimbulkan berbagai kerusakan
Indonesia
di kenal sebagai Negara yang kaya akan sumber daya alamnya, namun hingga akhir
ini, Indonesia lebih di kenal sebagai Negara yang sedang berkembang dan terus
berkembang entah sampai kapan. Dan kita juga tidak mengetahui kapan istilah
Negara berkembang tersebut berubah menjadi Negara maju. Salah satu contoh kecil
yang lebih spesifik adalah beberapa tahun yang lalu sekitar di bawah tahun
2004, kota pekanbaru yang terletak di propinsi Riau, lebih di kenal sebagi kota
“Seribu Hutan”, namun dalam waktu yang relative singkat, istilah seribu hutan
kini telah berubah menjadi istilah yang lebih modern, yakni kota “Seribu Ruko”
di mana dalam waktu yang singkat, perkembangan pembangunan di kota ini amat
sangat pesat. Mulaialah berdiri berbagai kegiatan industri, Perhotelan, Mal,
dan Gedung-gedung bertingkat serta perumahan berdiri di mana-mana.akibatnya
aktifitas tradisional lumpuh, hutan gundul sehingga banyak menimbulkan berbagai
macam bencana seperti banjir, tanah longsor serta polusi terjadi di mana-mana.
Inilah dampak yang harus di terima masyarakat kita hingga ke anak cucu.
Dengan
semakin berkembangannya ilmu pengetahuan dan teknologi di Indonesia,maka
informas, juga komunikasi di indonesia pun sudah berkembang. Di era globalisasi
pada masa sekarang ini, kita harus bisa mengenal dan memahami berbagai
perkembangan IPTEK, namun masih banyak yang kurang memahami dengan perkembangan
IPTEK. Secara jangka panjang, perkembangan IPTEK memberikan arti yang sangat
positif, namun di sisi lain, tidak sedikit pula yang membawa dampak negatif.
- Dampak IPTEK terhadap Lingkungan
1. Positif
Lingkungan hidup adalah kesatuan
ruang dengan semua benda, daya, keadaan, dan makhluk hidup, termasuk di
dalamnya manusia dan perilakunya yang mempengaruhi kehidupan dan kesejahteraan
manusia. Pengaruh IPTEK terhadap lingkungan yang paling menonjol yaitu dalam
aspek pembangunan.
Pembangunan adalah proses perubahan
terus menerus, yang merupakan kemajuan dan perbaikan mengarah pada suatu tujuan
yang ingin dicapai. Adapun hakekat pembangunan manusia seutuhnya dan
pembangunan seluruh masyarakat Indonesia, yang tujuan jangka panjangnya dititik
beratkan pada pembangunan ekonomi dengan sasaran utama mencapai keseimbangan
antara bidang pertanian dan industry, serta terpenuhinya kebutuhan pokok
rakyat. Dampak positif dari pembangunan yang berupa manfaat yaitu meningkatnya
kesejahteraan masyarakat.
2. Negatif
Dampak negatif yang ditimbulkan oleh
pembangunan adalah dampak pada iklim, kebisingan, kualitas udara, hidrologi,
tanah, ekosistem perairan, flora dan fauna, sosial ekonomi, sosial budaya dan
dampak pada kesehatan. Dampak negatif ini akan menurunkan kualitas lingkungan
apabila faktor pelestarian lingkungan diabaikan.
Penurunan kualitas lingkunga
penyebab menurunnya kualitas lingkungan secara global adalah teknologi yang
mencemari dan yang mendorong konsumsi mewah serta limbah yang dihasilkan
keduanya. Penyebab lain adalah kekurang tepatan kebijakan, kemiskinan, serta
masalah kerawanan keamanan dan ketrentaman sosial.
Dampak dari kegiatan manusia
terhadap lingkungan hidup telah menimbulkan berbagai masalah berikut :
a. Mutasi Gen
Dengan perkembangan teknologi telah
banyak digunakan teknik radiasi seperti untuk keperluan kedokteran, energi
nuklir, pertanian, percobaan persenjataan, dan bidang-bidang lainnya. Berbagai
radiasi dan bahan kimia itu bersifat karsinogenetik, teratogenetik,
mutagenetik, maupun penurunan daya tahan tubuh. Akibat yang berdampak menurut
seperti mutasi gen, akan menurunkan daya tahan tubuh generasi muda yang
diperoleh secara alami. Oleh karena itu semakin lama eksistensi manusia makin
hanya dapat diperhankan dengan dukungan teknologi yang makin lama makin
dituntut kecanggihannya, yang dengan sendirinya juga dengan biaya yang semakin
mahal.
b. Rumah kaca
Dari berbagai kegiatan manusia
terutama dalam penggunaan energi fosil (minyak bumi, batubara) telah terjadi
kenaikan gas terutama gas karbon dioksida ( CO2), dapat menyebabkan dampak
rumah kaca karena dapat memanaskan atmosfer bumi. Gas CO2 di atmosfer berperan
sebagai kaca di rumah kaca yang menghalangi pantulan sinar matahari dari bumi,
sinar pantulan bergelombang panjang sehingga mempunyai dampak kepanasan.
Kenaikan gas rumah kaca ini juga dapat disebabkan oleh pembalakan hutan. Akibat
dari dampat rumah kaca ini kecuali kenaikan suhu atmosfer bumi, juga perubahan
iklim pada umumnya.
c. Hujan Asam
Industri-industri terutama
pengecoran logam, penggunaan bahan bakar fosil dan yang membuang limbah gas, akan
melepaskan gas seperti SO2, NOx, dan CO2 yang dengan uap air akan bereaksi
membentuk asam-asam yang kemudian turun bersama-sama dengan air hujan, sehingga
air hujan mengandung asam berturut-turut asam sulfat (H2SO4), asam nitrat
(HNO3) dan asam karbonat (H2CO3) sehingga dikenal dengan hujan asam. Bila air
hujan dengan pH di bawah 5,6 dapat merusak hutan dan perkebunan, mengkaratkan
benda logam, merusak berbagai bangunan dari marmer, tegel, dan beton pada
umumnya.
d. Lubang lapisan ozon
Lapisan ozon (O3) di atmosfer yang
menyelimuti bumi pada ketinggian ±30 km di atas bumi, berfungsi menahan 99%
dari radiasi sinar ultra violet dari matahari yang berbahaya bagi kehidupan.
Lapisan ozon ini mengalami kerusakan dan timbul lubang-lubang yang disebabkan
oleh berbagai bahan kimia seperti halon (untuk pemadam kebakaran), CFC (Chloro
Fluro Carbon) yang digunakan sebagai aerosol (gas penyemprot minyak wangi, hair
spray, dll). Oleh sinar ultra violet gas-gas itu diuraikan menjadi khlor (Cl)
dan monoksida khlor (ClO) yang menjadi katalisator pecahnya ozon menjadi
oksigen (O2) . Setiap unsure Cl akan dapat mengakibatkan pecahnya 100.000
molekul O3. Lubang ozon ini terdapat di atas Antariksa dan Kutub Utara. Melalui
lubang-lubang lapisan ozon ini sinar ultra violet akan menembus sampai ke bumi.
Apabila terjadi penyerapan sinar ultra violet oleh kulit akan terjadi kanker
kulit, kerusakan mata (katarak), serta akan terjadi gangguan pada rantai
makanan baik di laut maupun di daratan.
e. Pencemaran air
Pencemaran adalah masuknya atau
dimasukkanya makhluk hidup, zat, energi dan atau komponen lain ke dalam
lingkungan dan atau berubahnya tatanan lingkungan oleh kegiatan manusia atau
oleh proses alam, sehingga kualitas lingkungan turun sampai ke tingkat tertentu
yang menyebabkan lingkungan menjadi kurang atau tidak berfungsi lagi sesuai
dengan peruntukannya.
Air adalah benda alam yang mutlak
diperlukan bagi makhluk hidup seperti untuk minum, cuci, mandi, pertanian,
perikanan, transportasi, dll. Pencemaran air ditandai oleh berubahnya warna air
menjadi coklat atau hitam dan berbau busuk. Hal ini tidak mustahil karena
berbagai air limbah industri yang saat ini belum diolah secara baik dibuang
langsung ke sungai, yang pada gilirannya akan mencemari juga air tanah.
Referensi :