1
.
Pengertian
informasi dan sistem
§ Pengertian informasi
a. Menurut
Jogiyanto HM., (1999) informasi dapat didefinisikan sebagai hasil dari
pengolahan data dalam suatu bentuk yang lebih berguna dan lebih berarti bagi
penerimanya yang menggambarkan suatu kejadian – kejadian (event) yang nyata (fact)
yang digunakan untuk pengambilan keputusan.
b. Menurut
Abdul Kadir (2002); Mc Fadden dkk (1999) informasi sebagai data yang telah
diproses sedemikian rupa sehingga meningkatkan pengetahuan seseorang yang
menggunakan data tersebut.
c. Menurut
George H. Bodnar (2000) informasi adalah data yang diolah sehingga dapat
dijadikan dasar untuk mengambil keputusan yang tepat.
d. Menurut
Lani Sidharta (1995) informasi adalah data yang disajikan dalam bentuk yang
berguna untuk membuat keputusan.
e. Menurut
Anton M. Meliono (1990) informasi adalah data yang telah diproses untuk suatu
tujuan tertentu. Tujuan tersebut adalah untuk menghasilkan sebuah keputusan.
§ Pengertian sistem
a. Menurut
Indrajit (2001) mengemukakan bahwa sistem mengandung arti kumpulan – kumpulan
dari komponen – komponen yang dimiliki unsur keterkaitan antara satu dengan
lainnya.
b. Menurut
Jogianto (2005) mengemukakan bahwa sistem adalah kumpulan dari elemen – elemen
yang berinteraksi untuk mencapai suatu tujuan tertentu. Sistem ini menggambarkan
suatu kejadian – kejadian dan kesatuan yang nyata adalah suatu objek nyata,
seperti tempat, benda, dan orang – orang yang betul – betul ada dan terjadi.
c. Menurut
Jerry FutzGerald (1981) sistem adalah suatu jaringan kerja dari prosedur –
prosedur yang saling berhubungan, berkumpul bersama – sama untuk melakukan
suatu kegiatan atau untuk menyelesaikan suatu sasaran tertentu.
d. Menurut
Davis G.B (1991) sistem secara fisik adalah kumpulan dari elemen – elemen yang
beroperasi bersama – sama untuk menyelesaikan suatu sasaran.
§ Pengertian Psikologi
a. Menurut
wikipedia.org psikologi adalah salah satu bidang ilmu pengetahuan dan ilmu
terapan yang mempelajari mengenai perilaku, fungsi mental, dan proses mental
manusia secara alamiah.
b. Menurut
Dakir (1993) psikologi membahas tingkah laku manusia dalam hubungannya dengan
lingkungannya.
c. Menurut
Muhibbin Syah (2001) psikologi adalah ilmu pengetahuan yang mempelajari tingkah
laku terbuka dan tertutup pada manusia baik selaku individu maupun kelompok, dalam
hubungannya dengan lingkungan.
§ Pengertian Sistem Informasi
Psikologi
Suatu
sistem terintegrasi yang mampu menyediakan informasi yang bermanfaat bagi
penggunanya. Ada juga yang menyebutkan sebuah sistem terintegrasi atau sistem
manusia dan mesin, menyediakan informasi untuk mendukung operasi, manajemen
dalam suatu organisasi. Secara umum, dapat disimpulkan bahwa sistem informasi
psikologi adalah sebuah sistem yang digunakan untuk mendapatkan informasi –
informasi yang berhubungan dengan psikologis.
2.
Komputer
dan Manusia
§ Arsitektur Komputer
Dalam
bidang teknik computer, arsitektur computer adalah konsep perencanaan dan
struktur pengoperasian dasar dari suatu sistem computer. Arsitektur computer ini
merupakan rencana cetak biru dan deskripsi fungsional dari kebutuhan bagian
perangkat keras yang didesain (kecepatan proses dan sistem interkoneksinya). Dalam
hal ini, implementasi perencanaan dari masing – masing bagian akan lebih
difokuskan terutama mengenai bagaimana CPU akan bekerja, dan mengenai cara
pengaksesan data alamat ke memori cache, RAM, ROM, cakram keras, dll. Beberapa contoh
dari arsitektur computer ini adalah arsitektur von Neumann, CISC, RISC, blue
gene, dll. Arsitektur computer juga dapat didefinisikan dan dikategorikan
sebagai ilmu dan sekaligus seni mengenai cara interkoneksi komponen – komponen perangkat
keras untuk dapat menciptakan sebuah computer yang memenuhi kebutuhan
fungsional, kinerja, dan target biayanya.
§ Sistem kognisi manusia
Kognisi
adalah keyakinan seseorang tentang sesuatu yang didapatkan dari proses berpikir
tentang seseorang atau sesuatu. Proses yang dilakukan adalah memperoleh
pengetahuan dan memanipulasi pengetahuan melalui aktivitas mengingat,
menganalisis, memahami, menilai, menalar, membayangkan, dan berbahasa. Kapasitas
atau kemampuan kognisi biasa diartikan sebagai kecerdasan atau intelegensi. Bidang
ilmu yang mempelajari kognisi beragam, di antaranya adalah psikologi, filsafat,
komunikasi, neurosains, serta kecerdasan buatan. Kepercayaan atau pengetahuan
seseorang tentang sesuatu dipercaya dapat memengaruhi sikap mereka dan pada
akhirnya memengaruhi perilaku atau tindakan mereka terhadap sesuatu, mengubah pengetahuan
seseorang akan sesuatu dipercaya dapat mengubah perilaku mereka.
Proses kognitif
menggabungkan antara informasi yang diterima melalui indera tubuh manusia
dengan informasi yang telah disimpan di ingatan jangka panjang. Kedua informasi
tersebut diolah di ingatan kerja yang berfungsi sebagai tempat pemrosesan
informasi. Kapabilitas pengeolahan ini dibatasi oleh kapasitas ingatan kerja
dan faktor waktu. Proses selanjutnya adalah pelaksanaan tindakan yang telah
dipilih. Tindakan dilakukan mencakup proses kognitif dan proses fisik dengan
anggota tubuh manusia (jari, tangan, kaki, dan suara). Tindakan dapat juga
berupa tindakan pasif, yaitu melanjutkan pekerjaan yang telah dilakukan
sebelumnya.
§ Kaitan antara arsitektur computer dengan
sistem kognisi manusia
Hubungan antara
arsitektur computer dan kognisi manusia yang pertama adalah dalam penyusunan
perangkat computer (software dan hardware) dalam proses arsitektur computer. Dapat
dilihat dari definisi arsitektur computer itu sendiri yaitu merupakan ilmu dan
sekaligus seni mengenai cara interkoneksi komponen – komponen perangkat keras
untuk dapat menciptakan sebuah computer yang memenuhi kebutuhan fungsional, kinerja,
dan target biayanya. Jelas bahwa fungsi – fungsi kognitif manusia sangat
diperlukan agar dapat berfungsi sesuai dengan kebutuhan tertentu. Arsitektur computer
sendiri juga mempelajari atribut – atribut sistem computer yang terkait dengan
seorang programmer dan memiliki dampak langsung pada eksekusi logis sebuah
program. Kemudian hubungan yang kedua yaitu secara disadari atau tidak keduanya
menjalankan proses secara garis besar sama yaitu proses mengolah informasi. Fungsi
– fungsi seperti pengenalan pola, atensi, kesadaran, belajar, memori, formasi
konsep, bahasa atau pemahaman, hingga digunakan untuk pemecahan masalah ada
pada keduanya meskipun dijelaskan dengan istilah yang berbeda.
§ Kelebihan dan kekurangan
Selain terdapat kaitan
antara arsitektur computer dengan struktur kognisi manusia, arsitektur computer
juga mempunya kelebihan dan kelemahan dibandingkan dengan struktur kognisi pada
manusia. Solso (2007) menyatakan bahwa walaupun computer memiliki banyak
kelebihan, namun computer juga memiliki banyak kekurangan dibandingkan dengan
kognitif manusia.
Kelebihan :
1) Pada
umumya computer dapat melakukan operasi matematika dan logika dengan sangat
cepat.
2) Computer
dapat menguji model – model kognitif dengan sumber daya ruang dan waktu yang
lebih hemat.
3) Dalam
waktu yang sama, computer dapat melakukan ribuan simulasi dan menghasilkan
ribuan data, dll.
Kekurangan :
1) Computer
tidak memiliki emosi seperti manusia.
2) Computer
tidak dapat melakukan generalisasi.
3) Computer
tidak mampu memahami pola – pola kompleks.
4) Computer
tidak mampu membuat kesimpulan.
5) Manusia
lebih unggul dalam mengenali wajah.
Sumber :
Abdul
Kadir, Pengenalan Sistem Informasi,
Penerbit Andi Yogyakarta, Yogyakarta:
2002.
Anton
M. Meliono, Kamus Besar Bahasa Indonesia,
Penerbit Balai Pustaka, Jakarta:
1990.
Dakir . (1993). Dasar-Dasar Psikologi. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.
George
H. Bodnar, William S. Hopwood, Sistem Informasi Akuntansi, Buku Satu, Salemba Empat, Jakarta: 2000.
Gordon B. Davis, Kerangka Dasar Sistem Informasi Manajemen Bagian 1,
PT Pustaka Binamas Pressindo,
Jakarta: 1991.
Indrajit,
2001, Analisis dan Perancangan
Sistem Berorientasi Object.
Bandung, Informatika.
Jogiyanto
HM., Analisis dan Disain Informasi: Pendekatan
Terstruktur Teori dan Praktek Aplikasi
Bisnis, Andi Offset, Yogyakarta: 1999.
Jogianto
HM. 2005. Sistem Teknologi Informasi.
Andi. Yogyakarta.
Lani
Sidharta, Pengantar Sistem Informasi Bisnis, P.T. ELEX Media Komputindo, Jakarta: 1995.
Solso,
R. L., Maclin, O.H., & Maclin, M. K. (2007). Psikologi Kognitif Edisi Kedelapan. Jakarta: Erlangga.
Syah,
Muhibbin, 2001, Psikologi Pendidikan
dengan Pendekatan Baru, Bandung: Remaja
Rosdakarya.
Diakses
pada tanggal 08 Oktober 2017 :
https://id.wikipedia.org/wiki/Arsitektur_komputer
. Diakses tanggal 10 Oktober.
https://id.wikipedia.org/wiki/Kognisi
. Diakses pada tanggal 10 Oktober.
https://id.wikipedia.org/wiki/Psikologi
/ Diakses pada tanggal 10 Oktober.
Nama : Tami Apriliani
NPM : 1A514652
Kelas : 4PA 11


