Entri yang Diunggulkan

10 Oktober 2017

Sistem Informasi Psikologi



1

.      Pengertian informasi dan sistem
§  Pengertian informasi
a.       Menurut Jogiyanto HM., (1999) informasi dapat didefinisikan sebagai hasil dari pengolahan data dalam suatu bentuk yang lebih berguna dan lebih berarti bagi penerimanya yang menggambarkan suatu kejadian – kejadian (event) yang nyata (fact) yang digunakan untuk pengambilan keputusan.
b.      Menurut Abdul Kadir (2002); Mc Fadden dkk (1999) informasi sebagai data yang telah diproses sedemikian rupa sehingga meningkatkan pengetahuan seseorang yang menggunakan data tersebut.
c.       Menurut George H. Bodnar (2000) informasi adalah data yang diolah sehingga dapat dijadikan dasar untuk mengambil keputusan yang tepat.
d.      Menurut Lani Sidharta (1995) informasi adalah data yang disajikan dalam bentuk yang berguna untuk membuat keputusan.
e.       Menurut Anton M. Meliono (1990) informasi adalah data yang telah diproses untuk suatu tujuan tertentu. Tujuan tersebut adalah untuk menghasilkan sebuah keputusan.
§  Pengertian sistem
a.       Menurut Indrajit (2001) mengemukakan bahwa sistem mengandung arti kumpulan – kumpulan dari komponen – komponen yang dimiliki unsur keterkaitan antara satu dengan lainnya.
b.      Menurut Jogianto (2005) mengemukakan bahwa sistem adalah kumpulan dari elemen – elemen yang berinteraksi untuk mencapai suatu tujuan tertentu. Sistem ini menggambarkan suatu kejadian – kejadian dan kesatuan yang nyata adalah suatu objek nyata, seperti tempat, benda, dan orang – orang yang betul – betul ada dan terjadi.
c.       Menurut Jerry FutzGerald (1981) sistem adalah suatu jaringan kerja dari prosedur – prosedur yang saling berhubungan, berkumpul bersama – sama untuk melakukan suatu kegiatan atau untuk menyelesaikan suatu sasaran tertentu.
d.      Menurut Davis G.B (1991) sistem secara fisik adalah kumpulan dari elemen – elemen yang beroperasi bersama – sama untuk menyelesaikan suatu sasaran.
§  Pengertian Psikologi
a.       Menurut wikipedia.org psikologi adalah salah satu bidang ilmu pengetahuan dan ilmu terapan yang mempelajari mengenai perilaku, fungsi mental, dan proses mental manusia secara alamiah.
b.      Menurut Dakir (1993) psikologi membahas tingkah laku manusia dalam hubungannya dengan lingkungannya.
c.       Menurut Muhibbin Syah (2001) psikologi adalah ilmu pengetahuan yang mempelajari tingkah laku terbuka dan tertutup pada manusia baik selaku individu maupun kelompok, dalam hubungannya dengan lingkungan.
§  Pengertian Sistem Informasi Psikologi
Suatu sistem terintegrasi yang mampu menyediakan informasi yang bermanfaat bagi penggunanya. Ada juga yang menyebutkan sebuah sistem terintegrasi atau sistem manusia dan mesin, menyediakan informasi untuk mendukung operasi, manajemen dalam suatu organisasi. Secara umum, dapat disimpulkan bahwa sistem informasi psikologi adalah sebuah sistem yang digunakan untuk mendapatkan informasi – informasi yang berhubungan dengan psikologis.
2.      Komputer dan Manusia
§  Arsitektur Komputer
Dalam bidang teknik computer, arsitektur computer adalah konsep perencanaan dan struktur pengoperasian dasar dari suatu sistem computer. Arsitektur computer ini merupakan rencana cetak biru dan deskripsi fungsional dari kebutuhan bagian perangkat keras yang didesain (kecepatan proses dan sistem interkoneksinya). Dalam hal ini, implementasi perencanaan dari masing – masing bagian akan lebih difokuskan terutama mengenai bagaimana CPU akan bekerja, dan mengenai cara pengaksesan data alamat ke memori cache, RAM, ROM, cakram keras, dll. Beberapa contoh dari arsitektur computer ini adalah arsitektur von Neumann, CISC, RISC, blue gene, dll. Arsitektur computer juga dapat didefinisikan dan dikategorikan sebagai ilmu dan sekaligus seni mengenai cara interkoneksi komponen – komponen perangkat keras untuk dapat menciptakan sebuah computer yang memenuhi kebutuhan fungsional, kinerja, dan target biayanya.

§  Sistem kognisi manusia
Kognisi adalah keyakinan seseorang tentang sesuatu yang didapatkan dari proses berpikir tentang seseorang atau sesuatu. Proses yang dilakukan adalah memperoleh pengetahuan dan memanipulasi pengetahuan melalui aktivitas mengingat, menganalisis, memahami, menilai, menalar, membayangkan, dan berbahasa. Kapasitas atau kemampuan kognisi biasa diartikan sebagai kecerdasan atau intelegensi. Bidang ilmu yang mempelajari kognisi beragam, di antaranya adalah psikologi, filsafat, komunikasi, neurosains, serta kecerdasan buatan. Kepercayaan atau pengetahuan seseorang tentang sesuatu dipercaya dapat memengaruhi sikap mereka dan pada akhirnya memengaruhi perilaku atau tindakan mereka terhadap sesuatu, mengubah pengetahuan seseorang akan sesuatu dipercaya dapat mengubah perilaku mereka.
Proses kognitif menggabungkan antara informasi yang diterima melalui indera tubuh manusia dengan informasi yang telah disimpan di ingatan jangka panjang. Kedua informasi tersebut diolah di ingatan kerja yang berfungsi sebagai tempat pemrosesan informasi. Kapabilitas pengeolahan ini dibatasi oleh kapasitas ingatan kerja dan faktor waktu. Proses selanjutnya adalah pelaksanaan tindakan yang telah dipilih. Tindakan dilakukan mencakup proses kognitif dan proses fisik dengan anggota tubuh manusia (jari, tangan, kaki, dan suara). Tindakan dapat juga berupa tindakan pasif, yaitu melanjutkan pekerjaan yang telah dilakukan sebelumnya.
§  Kaitan antara arsitektur computer dengan sistem kognisi manusia
Hubungan antara arsitektur computer dan kognisi manusia yang pertama adalah dalam penyusunan perangkat computer (software dan hardware) dalam proses arsitektur computer. Dapat dilihat dari definisi arsitektur computer itu sendiri yaitu merupakan ilmu dan sekaligus seni mengenai cara interkoneksi komponen – komponen perangkat keras untuk dapat menciptakan sebuah computer yang memenuhi kebutuhan fungsional, kinerja, dan target biayanya. Jelas bahwa fungsi – fungsi kognitif manusia sangat diperlukan agar dapat berfungsi sesuai dengan kebutuhan tertentu. Arsitektur computer sendiri juga mempelajari atribut – atribut sistem computer yang terkait dengan seorang programmer dan memiliki dampak langsung pada eksekusi logis sebuah program. Kemudian hubungan yang kedua yaitu secara disadari atau tidak keduanya menjalankan proses secara garis besar sama yaitu proses mengolah informasi. Fungsi – fungsi seperti pengenalan pola, atensi, kesadaran, belajar, memori, formasi konsep, bahasa atau pemahaman, hingga digunakan untuk pemecahan masalah ada pada keduanya meskipun dijelaskan dengan istilah yang berbeda.
§  Kelebihan dan kekurangan
Selain terdapat kaitan antara arsitektur computer dengan struktur kognisi manusia, arsitektur computer juga mempunya kelebihan dan kelemahan dibandingkan dengan struktur kognisi pada manusia. Solso (2007) menyatakan bahwa walaupun computer memiliki banyak kelebihan, namun computer juga memiliki banyak kekurangan dibandingkan dengan kognitif manusia.
            Kelebihan :
1)      Pada umumya computer dapat melakukan operasi matematika dan logika dengan sangat cepat.
2)      Computer dapat menguji model – model kognitif dengan sumber daya ruang dan waktu yang lebih hemat.
3)      Dalam waktu yang sama, computer dapat melakukan ribuan simulasi dan menghasilkan ribuan data, dll.
Kekurangan :
1)      Computer tidak memiliki emosi seperti manusia.
2)      Computer tidak dapat melakukan generalisasi.
3)      Computer tidak mampu memahami pola – pola kompleks.
4)      Computer tidak mampu membuat kesimpulan.
5)      Manusia lebih unggul dalam mengenali wajah.




Sumber :
Abdul Kadir, Pengenalan Sistem Informasi, Penerbit Andi Yogyakarta,      Yogyakarta: 2002.
Anton M. Meliono, Kamus Besar Bahasa Indonesia, Penerbit Balai Pustaka,          Jakarta: 1990.
Dakir . (1993). Dasar-Dasar Psikologi. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.

George H. Bodnar, William S. Hopwood, Sistem Informasi Akuntansi, Buku Satu,             Salemba Empat,  Jakarta: 2000.
Gordon B. Davis, Kerangka Dasar Sistem Informasi Manajemen Bagian 1, PT       Pustaka Binamas Pressindo, Jakarta: 1991.
Indrajit, 2001, Analisis dan Perancangan Sistem Berorientasi Object. Bandung,     Informatika.
Jogiyanto HM., Analisis dan Disain Informasi: Pendekatan Terstruktur Teori dan   Praktek Aplikasi Bisnis, Andi Offset, Yogyakarta: 1999.
Jogianto HM. 2005. Sistem Teknologi Informasi. Andi. Yogyakarta.
Lani Sidharta, Pengantar Sistem Informasi Bisnis, P.T. ELEX Media          Komputindo, Jakarta: 1995.
Solso, R. L., Maclin, O.H., & Maclin, M. K. (2007). Psikologi Kognitif Edisi           Kedelapan. Jakarta: Erlangga.
Syah, Muhibbin, 2001, Psikologi Pendidikan dengan Pendekatan Baru, Bandung: Remaja Rosdakarya.
Diakses pada tanggal 08 Oktober 2017 :
https://id.wikipedia.org/wiki/Kognisi . Diakses pada tanggal 10 Oktober.
https://id.wikipedia.org/wiki/Psikologi / Diakses pada tanggal 10 Oktober.


 Nama : Tami Apriliani
NPM : 1A514652
Kelas : 4PA 11

Tidak ada komentar:

Posting Komentar