- Jelaskan bagaimana IAD bermanfaat untuk perkembangan ilmu psikologi!
Sains bertujuan untuk eksplorasi ke alam materi berdasarkan
observasi, yang bertujuan untuk mencari hubungan antara fenomena yang
diamati dan yang bersifat menerangkan, dan harus dapat menguji diri.
Pendidikan Sains mendasarkan pikirannya pada observasi tangan pertama
atau disebut juga first hand observation. Pendidikan ini
membangun dua logika, yaitu logika induktif dan logika deduktif. Logika
induktif adalah logika yang digunakan untuk menemukan sesuatu. Sedangkan
logika deduktif adalah logika dari yang ditemukan. Pendidikan Teknik
adalah pendidikan yang menerjemahkan pikiran keterampilan tangan untuk
berbuat dan dari keterampilan tangan ke pikiran.
Pengetahuan diperoleh dari penalaran. Penalaran ada dua macam yaitu
penalaran deduktif dan penalaran induktif. Penalaran deduktif adalah
penalaran yang mempunyai cara berpikir yang bertolak dari pernyataan
yang bersifat umum untuk menarik suatu kesimpulan yang bersifat khusus.
Penalaran deduktif menggunakan pola pikir silogisme. Sedangkan penalaran
induktif adalah penalaran yang mempunyai cara berpikir yang bertolak
dari pernyataan yang bersifat khusus untuk menarik suatu kesimpulan yang
bersifat umum. Penalaran induktif ini, terkait dengan pengetahuan yang
bersifat empiris.
Cara memperoleh pengetahuan menggunakan dua metode, yaitu metode non-
ilmiah dan metode ilmiah. Metode ilmiah didasarkan pada prasangka,
intuisi, dan trial and error. Prasangka didasarkan pada anggapan benar,
dan kesimpulannya berdasarkan perasaan. Intuisi didasarkan pada pendapat
dari pengetahuan terdahulu, melalui suatu proses yang tidak disadari,
tidak analitits, dan tidak berdasarkan pola pikir tertentu. Sedangkan
trial and error adalah proses mencoba-coba lalu salah, coba lagi, secara
berulang-ulang sampai didapat kebenaran. Metode non-ilmiah ini,
menghasilkan suatu pengetahuan non-ilmiah.
Lawan dari pengetahuan non-ilmiah adalah pengetahuan ilmiah.
Pengetahuan ilmiah adalah hasil dari metode ilmiah. Pengetahuan ilmiah
memiliki syarat-syarat tertentu, yaitu objektif, metodik, sistematik,
dan universal. Objektif adalah sesuai dengan objeknya, dapat dibuktikan
dengan hasil-hasil dari pengindraan, dan datanya yang bersifat empiris.
Metodik maksudnya dengan menggunakan cara-cara atau metode-metode
tertentu secara teratur dan terkontrol. Sistematik yaitu tersusun dalam
suatu rangkaian system yang saling berkaitan dan saling menjelaskan
sehingga menjadi satu kesatuan yang utuh. Sedangkan universal artinya
berlaku secara umum yaitu dengan eksperimentasi yang sama maka akan
diperoleh hasil yang sama pula (konsisten).
Pengetahuan ilmiah dihasilkan dari serangkaian metode ilmiah. Metode
ilmiah ini merupakan cara yang logis untuk memecahkan suatu masalah
tertentu. Metode ilmiah menggabungkan cara berpikir deduktif dan
induktif yang menghasilkan pengetahuan yang bersifat rasional dan
teruji. Karena metode ilmiah bersifat logis dan rasional, maka metode
ilmiah mempunyai kriteria dan langkah-langkah tersendiri.
Kriteria metode ilmiah adalah berdasarkan fakta-fakta, sehingga bebas
dari prasangka, menggunakan prinsip-prinsip analisa, menggunakan
hipotesis, menggunakan ukuran objektif, dan menggunakan teknik
kuantitatif. Sedangkan langkah-langkah operasional dalam metode ilmiah
yaitu menentukan masalah, merumuskan kerangka masalah, mengajukan
hipotesis, melakukan deduksi dari hipotesis, menguji hipotesis, dan
menerima hipotesis menjadi sebuah teori atau pengetahuan.
Berdasarkan penjelasan tentang metode ilmiah di atas, diketahui bahwa
metode ilmiah bersifat akurat karena berdasar atas fakta dan sebelum
diterima menjadi sebuah teori dilakukan pengujian terlebih dahulu. Oleh
karena itu, metode ilmiah memiliki beberapa keunggulan yaitu dapat
menghasilkan ilmu pengetahuan yang bersifat objektif, metodik,
sistematis, dan universal. Selain itu, metode ilmiah juga dapat
membimbing pada sikap ilmiah yang terpuji, antara lain cinta akan
kebenaran yang objektif sehingga dapat bersikap adil, sadar bahwa
kebenaran ilmu tidak absolut, tidak percaya akan hal-hal yang bersifat
tahayul ataupun untung-untungan, memiliki rasa ingin tahu akan lebih
banyak hal, tidak berpikir secara prasangka saja, tetapi berpikir secara
terbuka atau objektif dan toleran, tidak mudah percaya pada suatu
kesimpulan tanpa adanya bukti nyata, dan menumbuhkan sikap optimis,
teliti, dan berani untuk membuat suatu pernyataan yang memiliki
kebenaran menurut keyakinan ilmu.
Walaupun memiliki sejumlah keunggulan, metode ilmiah juga memiliki
keterbatasan, antara lain data yang digunakan untuk mengambil kesimpulan
ilmiah berasal dari pengamatan, panca indera mempunyai keterbatasan
kemampuan dalam menangkap suatu fakta. Sehingga akibatnya, kesimpulan
dapat berubah dengan perkembangan ilmu pengetahuan. Terlepas dari hal
itu, sebenarnya kebenaran ilmu pengetahuan bersifat relatif dan
tentatif.
Berdasarkan penjelasan tentang ilmu pengetahuan di atas, maka
sebenarnya sudah sangat jelas bagaimana tujuan dan manfaat ilmu alamiah
dasar bagi psikologi. Karena ilmu alamiah dasar menunjang kecakapan
mahasiswa psikologi. Sudah dijelaskan bahwa Ilmu Alamiah Dasar ditujukan
untuk mahasiswa-mahasiswa yang belajar di bidang sosial budaya, agar
mahasiswa memiliki pandangan yang lebih luas dalam bidang Ilmu
Pengetahuan Alam (IPA), mampu mendekati persoalan tentang pengetahuan
alam dengan penalaran yang lebih bersifat komprehensif, memperoleh dan
memahami pengetahuan yang ada dan termasuk ke dalam bidang Pengetahuan
Alam dan Teknologi. Mengingat bahwa psikologi adalah ilmu sosial, maka
mahasiswa-mahasiswa psikologi penting untuk mempelajari Ilmu Alamiah
Dasar agar manfaat-manfaat yang dihasilkan dapat menunjang kecakapan
mahasiswa-mahasiswa psikologi ketika menuju jenjang yang lebih tinggi,
contohnya dalam menulis skripsi, meneruskan perkuliahan ke jenjang
magister, ataupun nanti ketika sudah menjadi seorang psikolog.
Selain itu, dijelaskan bahwa Sains bertujuan untuk eksplorasi ke alam
materi berdasarkan observasi. Oleh karena itu, dengan mempelajari sains
atau ilmu alam diharapkan mahasiswa-mahasiswa psikologi mencari
hubungan antara fenomena yang diamati dan yang bersifat menerangkan, dan
harus dapat menguji diri. Hal itu digunakan dalam menyelesaikan suatu
masalah (problem solving). Pendidikan ini membangun dua logika, yaitu logika induktif dan logika
deduktif. Logika induktif adalah logika yang digunakan untuk menemukan
sesuatu. Sedangkan logika deduktif adalah logika dari yang ditemukan.
Mempelajari Ilmu Alamiah Dasar diharapkan mahasiswa psikologi dapat
membangun logika berpikirnya kelak. Sehingga ketika menyelesaikan
masalah (problem solving) tidak hanya berdasarkan teori ataupun prasangka semata, namun juga dibantu dengan logika sehingga semakin mempermudah.
Tidak dipungkiri pula bahwa dalam psikolog juga dibutuhkan penalaran
untuk mendapatkan suatu kesimpulan dari suatu permasalahan. Oleh karena
itu, dengan mempelajari Ilmu Alamiah Dasar, diharapkan mahasiswa
psikologi dapat melakukan penalaran dengan baik. Baik itu penalaran
induktif maupun penalaran deduktif, sehingga bisa menunjang karir dan
kecakapannya. Selain itu, ketika seorang psikolog ingin menyimpulkan atau menemukan
sebuah teori baru, maka ia dapat menggunakan manfaat mempelajari ilmu
alamiah dasar yaitu dengan menggunakan metode ilmiah ataupun non ilmiah
yang juga dibutuhkan penalaran, logika, dan langkah-langkah yang didapat
dari Ilmu Alamiah Dasar. Oleh karena itu, penting bagi mahasiswa
psikologi untuk mempelajari Ilmu Alamiah Dasar, supaya dapat memenuhi
criteria sebagai psikolog yang baik nantinya, dapat semakin menunjang
kecakapannya baik dalam menangani masalah (problem solving), dalam menemuka suatu pengetahuan, ataupun dalam berpikir, berlogika, dan bernalar yang baik.
Ilmu alamiah dasar yakni ilmu yang mengenai tentang konsep-konsep
dasar yang dalam ilmu pengetahuan alam dan teknologi. Ilmu ini mencakup
tentang ilmu pengetahuan alam, seperti : matematika, kimia, fisika serta
ilmu-ilmu lain yang mencakup tentang alam dan tentang teknogi. Ilmu ini
tentu sering dijadikan suatu mata pelajaran pada sekolah dasar sampai
universitas. Ilmu ini mempelajari konsep hukum-hukum alam, baik tentang
manusia, hewan maupun tumbuhan.
Tentu mempelajari ilmu alamiah dasar itu memiliki tujuan-tujuan untuk mengetahui perkembangan teknologi dan dampaknya serta hubungannya terhadap kehidupan manusia, Untuk mengetahui serta mempelajari bagaimana perkembangan kehidupan makhluk hidup dari zaman purba hingga sekarang, menganalisis suatu pengalaman melalui fakta-fakta yang ada menggunakan metode ilmiah dengan menentukan hukum yang berlaku mengenai keteraturan-keteraturan yang terdapat dalam alam semesta dan masih banyak tujuan yang lain.
Tentu mempelajari ilmu alamiah dasar itu memiliki tujuan-tujuan untuk mengetahui perkembangan teknologi dan dampaknya serta hubungannya terhadap kehidupan manusia, Untuk mengetahui serta mempelajari bagaimana perkembangan kehidupan makhluk hidup dari zaman purba hingga sekarang, menganalisis suatu pengalaman melalui fakta-fakta yang ada menggunakan metode ilmiah dengan menentukan hukum yang berlaku mengenai keteraturan-keteraturan yang terdapat dalam alam semesta dan masih banyak tujuan yang lain.
Ilmu alamiah atau sering disebut ilmu pengetahuan alam (natural science) merupakan pengetahuan yang mengkaji tentang gejala-gejala dalam alam semesta, termasuk di muka bumi ini, sehingga terbentuk konsep dan prinsip. IAD hanya mengkaji konsep-konsep dan prinsip-prinsip dasar yang esensial saja. Ilmu Alamiah Dasar juga merupakan kumpulan pengetahuan tentang konsep-konsep dasar dalam bidang ilmu pengetahuan alam dan teknologi. Dan, manusia sebagai subjek pokoknya yang dalam hal ini merupakan makhluk hidup yang paling tinggi kedudukannya. Salah satu indikatornya ialah sifat unik manusia. Dibandingkan dengan makhluk lain, jasmani manusia adalah lemah, tetapi rohani atau akal budi dan kemauannya sangat kuat. Umumnya dikatakan bahwa manusia dan binatang berbeda karena akal yang dimilikinya. Akal bersumber pada otak dan budi bersumber pada jiwa.
Ilmu alamiah dasar ini berfokus pada mengenali dan mencari tahu tentang kejadian-kejadian yang ada di semesta termasuk bumi dan seisinya. Tentu tujuan dari ilmu ini yaitu membentuk konsep dan prinsip. Dan ilmu ini mempelajari tentang konsep-konsep dan prinsip-prinsip yang bersifat esensial. Terutama mendalami tentang dasar-dasar ataupun karakteristik manusia. Hal ini yang merupakan terkaitannya dengan ilmu psikologi. Karena psikologi membahas tentang pola ataupun karakteristik tentang manusia. Dengan mempelajari ilmu alamiah dasar tentu memiliki manfaat bagi psikologi.
• Lahirnya Ilmu Alamiah Dasar
Panca indera akan memberikan tanggapan terhadap semua rangsangan dimana tanggapan itu menjadi suatu pengalaman. Pengalaman yang diperoleh terakumulasi oleh karena adanya kuriositas manusia. Pengalaman merupakan salah satu terbentuknya pengetahuan, yakni kumpulan fakta-fakta. Pengalamanakan bertambah terus seiring berkembangnya manusia dan mewariskan kepada generasi-generasi berikutnya. Pertambahan pengetahuan didorong oleh pertamauntuk memuaskan diri, yang bersifat non praktis atau teoritis guna memenuhi kuriositas dan memahami hakekat alam dan isinya kedua, dorongan praktis yang memanfaatkan pengetahuan itu untuk meningkatkan taraf hidup yang lebih tinggi. Dorongan pertama melahirkan Ilmu Pengetahuan Murni (Pure Science) sedang dorongan kedua menuju Ilmu Pengetahuan Terapan (Aplied Science).
• Hubungan antara ilmu alamiah dasar dengan psikologi.
1. Matematika dengan Psikologi
Matematika adalah ilmu yang mempelajari cara berhitung. Memcahkan masalah dengan keterkaitan angka-angka. Tidak hanya berhubungan dengan angka-angka saja tetapi, matematika juga berhubungan atau mempelajari tentang logika. Karena secara alamiah, logika pada dasarnya sudah ada sejak manusia itu dilahirkan, karena logika alamiah adalah kinerja akal budi manusia yang berpikir secara tepat dan lurus sebelum dipengaruhi oleh keinginan-keinginan dan kecenderungan-kecenderungan yang subyektif. Oleh karena itu, logika dapat mempengaruhi suatu tingkah laku manusia itu sendiri. Hal ini sangat berhubungan dengan ilmu psikologi.
Matematika adalah ilmu yang mempelajari cara berhitung. Memcahkan masalah dengan keterkaitan angka-angka. Tidak hanya berhubungan dengan angka-angka saja tetapi, matematika juga berhubungan atau mempelajari tentang logika. Karena secara alamiah, logika pada dasarnya sudah ada sejak manusia itu dilahirkan, karena logika alamiah adalah kinerja akal budi manusia yang berpikir secara tepat dan lurus sebelum dipengaruhi oleh keinginan-keinginan dan kecenderungan-kecenderungan yang subyektif. Oleh karena itu, logika dapat mempengaruhi suatu tingkah laku manusia itu sendiri. Hal ini sangat berhubungan dengan ilmu psikologi.
Kebanyakan orang berpikir bahwa matematika tidak ada hubungan nya dengan
psikologi karena orang-orang tersebut berfikir bahwa psikologi hanya
mempelajari tentang sosial dan matematika hanya mempelajari tentang
angka-angka. Tapi ternyata, banyak diantara cabang ilmu matematika,
yang diterapkan pada ilmu psikologi, contohnya : statistika, himpunan,
logika, dan lain-lain. Biasanya cabang ilmu – ilmu itu diterapkan dalam
bentuk tes psikologis (statistika), logika yang ada hubungannya dengan
kepemimpinan (kepemimpinan dibahas dalam ilmu psikologi), dan
sebagainya. Contoh nya yaitu dalam ilmu alamiah dasar mempelajari matematika dengan
salah satu pembahasannya statistika, pelajaran ini dibutuhkan dalam ilmu
psikologi terutama dalam menghitung perbandingan dari hasil subyek yang
diteliti. Sehingga dengan mudah peneliti bisa mengetahui hasil yang
telah ia teliti. Hubungan antara matematika dan psikologi tentunya sudah pasti sangat
erat, terutama di zaman modern ini. Karena itulah evolusi matematika
dapat dipandang sebagai sederetan abtraksi yang selalu bertambah banyak,
atau perkataan lainnya perluasan pokok masalah. Abstraksi mula-mula,
yang juga berlaku pada kebanyakan binatang, adalah tentang bilangan. Matematika juga bisa disebut sebagai ilmu Logik, contoh nya pada tes
masuk Perguruan Tinggi, para calon mahasiswa/i biasanya harus mengikuti
tes terlebih dahulu, yaiu sebuah tes tulis dengan materi Bahasa
Inggris,dan matematika. Secara tidak langsung kita akan diukur
kemampuan seberapa jauh pola berfikir cepat dan cara kita menyelesaikan
masalah. Menghitung hasil dari Tes IQ juga bisa menggunakan teori
statistika untuk mengetahui seberapa jauh tingkat pola fikir dengan cara
menghitung distribusi frekuensi kelompok dengan ukuran tendensi sentral
dan letak nilai dan yang patut kita tahu bahwa matematika membentuk
pola berpikir kritis, kreatif, inovatis, dan mandiri serta mampu
menyelesaikan masalah secara tepat dan dapat ditanggungjawabkan
2. Biologi dengan Psikologi
Biologi adalah ilmu yang mempelajari tentang makhluk hidup contoh nya manusia, hewan dan serta tumbuhan. Ilmu ini juga memiliki keterkaitan dengan ilmu psikologi. Contohnya pada biologi membahas tentang struktur-struktur ataupun keadaan jasmani manusia baik dari luar maupun dari dalam. Tentu hal ini diperlukan dalam psikologi untuk mengetahui penyebab atau gejala-gejala yang dialami seseorang apalagi yang biasanya berhubungan dengan terganggu nya psikis seseorang tersebut.
Biologi adalah ilmu yang mempelajari tentang makhluk hidup contoh nya manusia, hewan dan serta tumbuhan. Ilmu ini juga memiliki keterkaitan dengan ilmu psikologi. Contohnya pada biologi membahas tentang struktur-struktur ataupun keadaan jasmani manusia baik dari luar maupun dari dalam. Tentu hal ini diperlukan dalam psikologi untuk mengetahui penyebab atau gejala-gejala yang dialami seseorang apalagi yang biasanya berhubungan dengan terganggu nya psikis seseorang tersebut.
3. Fisika dan Kimia dengan Psikologi
Dalam Ilmu Psikologi, ilmu Kimia dan Fisika sangat berpengaruh dalam cabang ilmu ini. Bahkan ilmu Kimia dan Fisika memberikan cabang ilmu lain dalam psikologi yaitu, Psikofisika dan Neurokemis Perilaku. Psikofisika dianggap suatu ilmu pengetahuan yang mempelajari hubungan kuantitatif antara kejadian-kejadian fisik dan kejadian-kejadian psikologis. Dalam arti luas yang dipelajari adalah hubungan antara stimulus dan respon. Seperti telah disebutkan di atas upaya mereka adalah untuk menemukan hukum-hukum umum, seperti misalnya hokum Weber dan Fechner tentang nisbah pertambahan perangsang menimbulkan pertambahan respon (sensasi).
Pada inti hakikatnya, Kaidah ilmu alamiah dasar sangat lekat dengan ilmu psikologi yang sama-sama membahas tentang bagaimana pola kehidupan individu dan elemen-elemen didalamnya. Ilmu alamiah dasar dan ilmu psikologi sangat berkaitan satu sama lain. Dimana ada unsur yang saling menguatkan. Misalnya manusia dengan akalnya akan menciptakan suatu norma atau tindakan alamiah yang dapat dijadikan pegangan dalam berkehidupan masyarakat. Sekian, hubungan ataupu keterkaitan antara ilmu alamiah dasar dan ilmu psikologi.
Dalam Ilmu Psikologi, ilmu Kimia dan Fisika sangat berpengaruh dalam cabang ilmu ini. Bahkan ilmu Kimia dan Fisika memberikan cabang ilmu lain dalam psikologi yaitu, Psikofisika dan Neurokemis Perilaku. Psikofisika dianggap suatu ilmu pengetahuan yang mempelajari hubungan kuantitatif antara kejadian-kejadian fisik dan kejadian-kejadian psikologis. Dalam arti luas yang dipelajari adalah hubungan antara stimulus dan respon. Seperti telah disebutkan di atas upaya mereka adalah untuk menemukan hukum-hukum umum, seperti misalnya hokum Weber dan Fechner tentang nisbah pertambahan perangsang menimbulkan pertambahan respon (sensasi).
Pada inti hakikatnya, Kaidah ilmu alamiah dasar sangat lekat dengan ilmu psikologi yang sama-sama membahas tentang bagaimana pola kehidupan individu dan elemen-elemen didalamnya. Ilmu alamiah dasar dan ilmu psikologi sangat berkaitan satu sama lain. Dimana ada unsur yang saling menguatkan. Misalnya manusia dengan akalnya akan menciptakan suatu norma atau tindakan alamiah yang dapat dijadikan pegangan dalam berkehidupan masyarakat. Sekian, hubungan ataupu keterkaitan antara ilmu alamiah dasar dan ilmu psikologi.
2. Jelaskan perbedaan antara IPA klasik dengan IPA modern, dan berikan contohnya!
IPA klasik merupakan suatu proses IPA di mana teori dan eksperimen
memiliki peran saling melengkapi dan memperkuat. IPA klasik memiliki
kajian yang bersifat makroskopik, yakni mengacu pada hal-hal yang
berskala besar dan kaidah pengkajiannya menggunakan cara tradisional. Di
samping kajian yang bersifat makrokopis, ciri lain IPA klasik adalah
lebih mendahulukan eksperimen dari pada teori.
IPA modern adalah suatu proses IPA di mana penekanan terhadap teori lebih banyak dari pada praktek. IPA modern memiliki telaahan yang bersifat mikroskopik, yakni sesuatu yang bersifat detail dan berskala kecil. Selain itu, IPA modern menerapkan teori eksperimen, di mana ia menggunakan teori yang telah ada untuk eksperimen selanjutnya
IPA modern adalah suatu proses IPA di mana penekanan terhadap teori lebih banyak dari pada praktek. IPA modern memiliki telaahan yang bersifat mikroskopik, yakni sesuatu yang bersifat detail dan berskala kecil. Selain itu, IPA modern menerapkan teori eksperimen, di mana ia menggunakan teori yang telah ada untuk eksperimen selanjutnya
IPA
Klasik
Bila
ditinjau dari pengertian klasik itu sendiri, maka dapat diartikan bahwa yang
klasik umumnya bersifat tradisional berdasarkan pengalaman, kebiasaan, atau
naluri semata. Meskipun ada kreasi, namun merupakan tiruan dari keadaan alam
sekitar.
Ciri-ciri IPA klasik
adalah sebagai berikut :
a.Lebih mendahulukan
eksperimen dari teori.
b. Mendeskripsikan
gejala-gejala alam.
c. Penekanannya secara
kualitatif sehingga hasil yangditunjukan kuantitatif.
Pakar
fisika membedakan antara Fisika Klasik dan Fisika Modern. Fisika Klasik atau
fisika terbatas mempelajari komponen materi dan interaksi antara komponen
dengan perkembangan pengamatan.
a. Dinikmati langsung
gerakan benda dalam mekanika.
b. Penglihatan dengan
teori cahaya
c. Pendengaran dengan
suara.
d. Indera rasa termodinamika.
e. Listrik magnet.
Dari
sisi perkembangan pengetahuan tentang penjumlahan vektor yang dipakai
dalamcomputed tomografi (CT) atau penampang lintang tubuh dengan sinar X,m
magnetic resonance imaging (MRI) untuk deteksi tumor. Di samping itu, juga
teori momentum linear (p= mv) yang selanjutnya dikembangkan dalam sistem
terisolasi, muncul hukum kekekalan momentum maupun kekekalan energi. Listrik
maupun magnet ditemukan dan berkembang dengan adanya potensial dan energi
potensial serta gaya energi listrik induksi.
Contoh IPA klasik
secara umum, pembuatan gula kelapa merupakan proses fisika bersama-sama kimia
yang telah tinggi tingkatannya, juga pembuatan terasi, ikan asin, rendang, dan
telor asin adalah merupakan karya IPA klasik. Petani pembuat / pengrajin sama
sekali tidak mengetahui proses yang terjadi dalam mewujudkan karyanya. Demikian
pula segala kegiatan yang merupakan larangan berdasarkan kepercayaan. Dengan
kata lain, dianggap tabu atau pamili adalah merupakan usaha untuk
mempertahankan keseimbangan lingkungan, sebagai contoh tokek tidak boleh
dibunuh, ikan disuatu tempat yang angker tidak boleh dimakan. Mereka tidak
melakukan penelitian dan pengujian, namun hanya berdasarkan pengalaman dari
nenek moyangnya
IPA
Modern
IPA modern
diperoleh atas dasar penelitian dengan menggunakan metode ilmiah disertai
pengujian berulang kali sehingga diperoleh ilmu yang mantap, baik untuk terapan
atau ilmu murni. Pada IPA modern proses metode keilmuannya lebih menekankan
teori dari pada eksperimen/praktek.
Ciri-ciri IPA modern adalah
sebagai berikut :
a.Hukum sebab akibat memberikan
kepastian mutlak.
b. Mendekati kebenaran mutlak
dari gejala yang dipermasalahkan
Contoh IPA
modern yaitu sebagai berikut; proses canning, pengalengan ikan, buah-buahan,
dan berbagai kegiatan yang berkaitan dengan fisika, biologi, kimia, biokimia,
dan sebagainya merupakan hasil perkembangan IPA yang telah dinikmati oleh
manusia. Fisika modern merintis dimulainya IPA modern yang dikaitkan dengan
diketemukannya teori relativitas dan kuantum yang menggambarkan sifat atom,
inti, dan partikel lain molekul zat padat. Sebagai contoh, teknologi nuklir
merupakan teknologi modern yang dapat dimanfaatkan dalam bidang kedokteran,
trasnportasi, angkatan bersenjata, dan berbagai penelitian yang berkaitan
dengan disiplin ilmu yang lain.
Dalam kaitannya
dengan alam lingkungan, untuk menciptakan suasana bersih timbul pemikiran
pemanfaatan sampah sisa organisme, seperti jerami, sisa tanam-tanaman lain, dan
kotoran hewan diproses dengan bantuan bakteri dalam kondisi tertentu sehingga
menghasilkan gas-gas yang ternyata dapat dimanfaatkan sebagai pengganti bahan
bakar. Proses di atas sering disebut sebagai energii biogas.
Dengan demikian
penggolongan IPA klasik dan IPA modern sama sekali bukan berkaitan dengan waktu
maupun klasifikasi bidang ilmu. Penggolongan ini lebih mengacu kepada
konsepsi yaitu cara berpikir, cara memandang, dan cara menganalisis suatu
fenomena alam. Perkembangan ilmu yang sangat besar akhir-akhir ini sangat
ditunjang oleh perkembangan ilmu maupun perangkat computer yang semakin cepat
dan canggih.
Metode Ilmiah IPA Klasik dan IPA Modern
Untuk
melakukan sebuah penelitian, dibutuhkan landasan teori yang jelas. Sebaliknya,
melalui sebuah penelitian juga dapat diperoleh teori baru mengenai objek yang
diteliti. Hal ini mengindikasikan perkembangan ilmu pengetahuan alam yang
senantiasa dikelilingi landasan ilmu. Berdasarkan urutan stratanya. Ada tiga
jenis landasan ilmu:
a.
Hipotesis, merupakan dugaan mengenai masalah
yang diambil dari pengetahuan yang telah ada.
b.
Teori, merupakan landasan ilmu yang telah teruji
kebenarannya, namun dimungkinkan adanya koreksi.
c.
Hukum/dalil, merupakan teori yang terbukti
kebenarannya melalui pengujian berkali-kali.
Sumber :
http://alrindacahya.blogspot.com/2012/10/keterkaitan-antara-matematika-iad-dan.htmlhttp://evaruspita.blogspot.com/2013/05/hubungan-ilmu-psikologi-dengan-kimia.htmlhttp://www.aguschandra.com/2010/10/ilmu-alamiah-dasar/#.UcqmgZyb0qo
Tidak ada komentar:
Posting Komentar